Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Friday, 21 April 2017

Balasan Berbakti Kepada Orangtua







Orang tua adalah manusia yang paling berjasa dalam kehidupan seorang anak. Merekalah sosok yang menjadikan putra-putri mereka generasi saleh impian bangsa. Demikian tinggi kedudukan mereka hingga Rasulullah saw mengingatkan seseorang bisa masuk surga atau neraka, sangat bergantung pada perlakuannya kepada mereka (HR. Ibnu Majah).

Dikisahkan pada zaman Nabi Sulaiman as, saat itu Nabi Sulaiman as melakukan perjalanan dan tiba di suatu lautan. Nabi Sulaiman as memerintahkan jin menyelam ke dasar samudra. Di sana jin melihat sebuah kubah dari permata putih tanpa lubang. Ia mengangkat kubah itu ke atas samudra. Melhat "barang" tersebut, Nabi Sulaiman as penasaran dan membuka tutup kubah. Betapa terkejutnya Nabi Sulaiman as begitu melihat seorang pemuda tinggal di dalamnya.

"Siapakah Anda? Golongan jin atau manusia?" tanya Nabi Sulaiman.

"Aku adalah manusia." jawan si pemuda.

"Bagaimana Anda bisa seperti ini?"

Pemuda itu bercerita, ibunya dulu sudah tua dan tidak berdaya. Dialah yang memapah dan menggendongnya ke mana pun. Dia adalah anak yang berbakti. Karena baktinya itu, si ibu mendoakan anaknya agar diberi rezeki dan perasaan qanaah serta ditempatkan di suatu tempat yang tidak di dunia dan tidak pula di langit.

"Setelah ibuku wafat, aku berkeliling di pantai. Dalam perjalanan, aku melihat sebuah kubah yang terbuat dari permata. Aku mendekatinya. Pintu kubah itu terbuka dan aku masuk ke dalamnya."

Nabi Sulaiman kagum terhadap pemuda itu. "Bagaimana anda hidup di dalam kubah di dasar laut?"

Si pemuda menjawab, "Di dalam kubah, aku tidak tahu di mana berada. Di langitkah atau di udara, tetapi Allah tetap memberi rezeki kepadaku ketika aku tinggal di dalam kubah."

"Bagaimana Allah memberi makan?"

"Jika aku lapar, Allah menciptakan pohon di dalam kubah dan buahnya kumakan. Jika aku merasa haus, keluarlah air yang bersih, lebih putih daripada susu dan lebih manis daripada madu."

"Bagaimana Anda tahu perbedaan siang dan malam?"

"Bila Anda terbit fajar, kubah berubah putih. Dari situ aku tahu hari sudah siang. Bila matahari terbenam, kubah menjadi gelap dan aku tahu hari sudah malam."

Begitulah balasan yang diberikan Allah kepada anak yang berbakti kepada orangtuanya.

Yang pasti, seorang anak tidak akan mampu membalas jasa orangtua meskipun memberikan semua kekayaan kepada mereka. Seorang anak hanya berusaha memenuhi hak-hak orangtua dan melayani mereka dengan keikhlasan hati. Bantulah memenuhi kebutuhan mereka. Senangkan dan gembirakan hati mereka.

Rasulullah bersabda, "Keridhaan Allah terletak pada keridhaan kedua orangtua dan kemarahan Allah terletak pada kemarahan orangtua." (HR Ibnu Hibban dan Hakim)