Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556

Kisah Inspiratif

Smart Family

Tafakur

Terbaru

Friday, 23 July 2021

Qurban 2021



Jazakallah Khoiron Katsiro kepada seluruh Donatur yang menitipkan Hewan Qurban nya melalui Rumah Yatim Indonesia, 

Semoga di balas semua kebaikan nya oleh Allah SWT

Aamiin Allahumma Aamiin







Thursday, 15 July 2021

Pesantren Cup Competition

 


Assalamu'alaikum wr wb...

Sahabat, berikut adalah kegiatan Pesantren Cup Competition yang dilaksanakan di Rumah Yatim Indonesia. 

Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya sebagai ajang untuk memberikan motivasi dan hiburan kepada para santri.

Banyak pertandingan ataupun perlombaan di Pesantren Cup Competition ini, seperti olahraga tenis meja, badminton, futsal, lomba mewarnai dan masih banyak lagi.








Wednesday, 14 July 2021

Saat Kaya Tidak Lupa Sesama

 


Di zaman Nabi Musa As, ada sepasang suami istri yang hidup dengan penuh kemiskinan namun mereka menghadapinya dengan penuh kesabaran. Suatu ketika, tatkala mereka beristirahatt, sang istri bertanya kepada suaminya: “Wahai suamiku, bukanlah Musa adalah seorang Nabi yang bisa berbicara dengan Tuhannya?”

Lalu sang suami menjawab: “Ya, benar.”

Sang istri berkata lagi: “Kenapa kita tidak pergi saja kepadanya untuk mengadukan kondisi kita yang penuh dengan kemiskinan dan memintanya agar ia berbicara kepada Rabb-nya, agar Dia menganugerahkan kepada kita kekayaan?”

Akhirnya mereka mengadukan kemiskinannya itu kepada Nabi Musa As. Lalu Nabi Musa bermunajat menghadap Allah Swt dan menyampaikan keadaan keluarga tersebut. Allah Swt pun berfirman kepada Musa: “Wahai Musa, katakanlah kepada mereka, aku akan memberikan kepada mereka kekayaan, tetapi kekayaan itu aku berikan hanya satu tahun, dan setelah satu tahun, akan aku kembalikan mereka menjadi orang miskin kembali.”

Lalu Nabi Musa menyampaikan kepada mereka bahwasanya Allah telah mengabulkan permohonan mereka dengan syarat kekayaan itu hanya satu tahun lamanya. Mereka menerima kabar tersebut dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan. Beberapa hari kemudian datanglah rezeki yang melimpah dari jalan yang tak diketahui darimana arahnya. Dan merekapun menjadi orang terkaya pada saat itu. Keadaan mereka pun berubah dengan kekayaan yang berlimpah.

Lalu sang istri berkata kepada suaminya: “Wahai suamiku, selama setahun ini kita akan memberi makan orang-orang miskin dan menyantuni anak-anak yatim mumpung kita masih punya kesempatan, karena setelah setahun kita akan kembali miskin.”

“Baiklah, kita akan menggunakan harta ini untuk membantu orang-orang yang membutuhkannya.”

Kemudian mereka membantu orang-orang yang membutuhkan dan membangun tempat-tempat singgah untuk para Musafir, serta menyediakan makan gratis bagi orang yang membutuhkan. Setelah satu tahun berlalu, mereka tetap sibuk menyediakan makanan sampai mereka lupa bahwasanya sudah setahun lebih mereka menjadi orang kaya dan mereka lupa bahwa akan kembali menjadi orang miskin.

Nabi Musa pun heran melihat keadaan mereka yang tetap kaya. Kemudian Nabi Musa bertanya kepada Allah Swt:

“Ya Rabb, bukanlah Engkau berjanji memberikan mereka kekayaan hanya untuk satu tahun saja, kemudian setelah itu Engkau akan kembalikan mereka pada kemiskinan seperti semula?”

Allah Swt pun berfirman: “Wahai Musa, aku telah membuka satu pintu rezeki kepada mereka, tetapi mereka membuka beberapa pintu rezeki untuk hamba-hamba Ku.”

“Wahai Musa, maka Aku titipkan lebih lama kekayaan itu pada mereka.”

“Wahai Musa, Aku sangat malu jikalau ada hamba-Ku yang lebih mulia dan lebih pemurah daripada Aku.”

Nabi Musa menjawab:

“Maha suci Engkau Ya Allah, betapa Maha Mulia Urusan-Mu dan Maha Tinggi kedudukan-Mu.”

Jangan Lewatkan Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Sahabat, tak terasa kita akan memasuki Bulan Dzulhijjah. Tahu gak sih ternyata bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang suci. Karena termasuk bulan suci, maka pahala dari amal soleh dan dosa maksiat yang dikerjakan akan dilipatgadakan. Maka Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk memperbanyak beramal baik dan menjauhi perbuatan dosa.

Perintah beramal baik sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

Dari Ibnu ‘Abbas bahwa Nabi SAW bersabda : “Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah.

Mereka bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?

Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun“ (H.R Bukhari)

Hendaknya setiap muslim dan muslimah mengisi hari-hari ini dengan melakukan ketaatan, dzikir dan syukur kepada Allah, melaksanakan segala kewajiban dan menjauhi segala larangan; memanfaatkan kesempatan ini dan berusaha memperoleh kemurahan Allah agar mendapat ridha-Nya.


Semoga Allah melimpahkan kebaikan dan keberkahannya kepada kita semua

Tuesday, 13 July 2021

Tolak Wabah Dengan Sedekah

Sahabat, saat ini lonjakan orang yang terpapar positif COVID-19, semakin meningkat. Pasti kita merasa was-was dan gelisah dengan keadaan ini.

Tenang sahabat, salah satu bentuk usaha dalam menolak wabah ini ialah dengan sedekah. Sedekah menyembuhkan penyakit karena energi kebaikan sedekah akan diangkat ke langit dalam bentuk do’a-do’a penerimanya dan dipanntulkan ke bumi kepada pealakunya.

Nabi bersabda, “Obatilah orang-orang yang sakit dari kalian dengan sedekah. Sesungguhnya sedekah itu dapat meredam murka Allah dan menolak kematian yang buruk. (HR. Tirmidzi)

Nabi juga bersabda al-shadaqah tadfa’ul bala’ (sedekah itu meredam bencana. Kenapa? Karena sedekah adalah energi positif yang menggulung energi negative.

Amalan sedekah ternyata merupakan salah satu usaha kita dalam menolak wabah loh sahabat.

Semoga kita selalu dalam lindungsn Allah dan semoga Allah menjaga Negeri kita dari berbagai bencana.

Diskusi Kelompok



Assalamu'alaikum wr wb... 

Sahabat,  berikut adalah kegiatan belajar dengan cara berdiskusi kelompok di Rumah Yatim Indonesia.

Yuk, terus dukung semangat belajar mereka dengan ikut serta dalam program BEASISWA PENDIDIKAN agar mereka bisa mengenyam pendidikan sama dengan anak pada umumnya.






Friday, 2 July 2021

Hubungan Keluarga Itu Ibarat Sendi Dan Tulang

Sendi merupakan perhubungan antartulang sehingga dapat digerakkan. Lalu, apa kaitan antara persendian dan keluarga?

Allah SWT berfirman, “Kami yang telah menciptakan mereka, dan yang mengokohkan persendian tubuh mereka.” (QS Al Insan ayat 28)

Tentu hal ini menjadi menarik untuk dikaji. Tak berlebihan apabila ada yang menyatakan bahwa keluarga adalah unit atau satuan terkecil yang merekatkan masyarakat dan Negara. Jika sakit, maka sakit semuanya.

Sebuah kekuatan yang harus benar-benar diperhatikan. Berbekal ilmu agar meraih.Yang kita butuhkan bukan hanya ilmu tapi juga hikmah. Sehingga dengan hikmah orang bisa menikmati pasangannya. Meski mungkin ketampananan atau kecantikan pasangannya bukan di peringkat pertama. Dengan hikmah orang tua akan menikmati anaknya, meski terlihat kenakalannya. Dengan hikmah lawan akan menjadi kawan. Tanpa hikmah kawan akan menjadi lawan.”

Betapa pentingnya keluarga. Al Quran pun mengandung Surah Ibrahim. Surah yang justru mengangkat peran Nabi Ibrahim sebagai suami dan ayah.

Sebagai pasangan dan orang tua. Interaksi dengan keluarga. Untaian doa meminta pertolongan Allah ketika meninggalkan istri dan anaknya. Bukan tentang dakwahnya ataupun perihal didustai umatnya.