close

Silahkan kunjungi website program-program mulia kami, klik tombol dibawah ini

www.rumahyatimindonesia.org


Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556

Tuesday 15 December 2020

Mengajarkan Tauhid Pada Anak

Sebagai umat Islam pendidikan pertama yang harus diberikan kepada anak-anaknya adalah mengenalkan Allah Ta'ala (Ilmu Tauhid). Kemudian ajarkan tentang akhlak. Ketika si anak sudah mengenal Allah, para orangtua yang bijak biasanya akan mengajarkan mereka cara-cara beribadat yang benar (Ilmu Fiqih).

Selanjutnya diajarkan cara menjaga ibadah tersebut agar tidak sirna (Tasauf). Jika keempat pendidikan ini sudah ada pada diri si anak, ketika beranjak masa remaja anak-anak kita akan menjadi pribadi yang kuat. Baik budi pekertinya, lembut tutur katanya. Karena pendidikan di atas sudah merepresentasi bagaimana cara berinteraksi dengan Allah Ta'ala dan cara berinteraksi dengan manusia.

Dalam Al-Qur’an sudah tertera cara mendidik anak serta ilmu apa pertama kali yang harus ditanamkan oleh orangtua. 

Sebagaimana firman Allah :”Wahai anak ku jangan sekali-kali engkau sekutukan Allah.” (QS: Al-Lukman:13).

Menanamkan tauhid sejak usia dini adalah hal yang sangat penting. Karena dasar agama adalah tauhid dan pondasi tauhid adalah akidah, maka keimanan tersebut harus ditanamkan pada anak. Ketika potensi keimanan itu tidak menemukan jawaban kebenarannya, maka akan berpengaruh pada perkembagan keberagamaannya.

Karena itu, orang tua harus memahami karakter anak yang kreatif dan spontan dalam meniru perilaku untuk menanamkan tauhid pada anak. Penanaman tauhid dan akidah pada anak itu dengan membangun cinta pada Islam. Bangun keinginan untuk melakukan ibadah karena cinta, bukan karena paksaan. Orang tua pun harus menjadi figur yang mencintai Islam, misalnya dengan melakukan salat tepat waktu. 

Nabi Shalallahu ’alaihi wa sallam bersabda :“Ajarkan kalimat laa ilaaha illallah kepada anak-anak kalian sebagai kalimat pertama dan tuntunkanlah mereka mengucapkan kalimat laa ilaaha illallah ketika menjelang mati.” (HR. Hakim)

“Nafkahkanlah keluargamu sesuai dengan kemampuanmu. Janganlah kamu angkat tongkatmu di hadapan mereka dan tanamkanlah kepada mereka rasa takut kepada Allah.” (HR. Bukhari, Ahmad, Ibnu Majah)

Dengan mengerti tauhid, maka anak akan mudah diajarkan untuk memiliki rasa hormat kepada orangtua. 

Wallahu A'lam.