Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Wednesday, 27 September 2017

Dzikir Itu Menenangkan


Allah SWT. berfirman, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar Ro’du: 28)

Langkah pertama agar hati kita tenang ketika terjadi suatu peristiwa adalah berdzikir, mengingat Allah dengan meyakini bahwa hanya Allah yang Maha Memiliki dan Maha Menguasai segala sesuatu di semesta ini. Rasa yakin seperti ini akan hadir di hati kita jikalau sudah lepas rasa kepemilikan kita terhadap dunia. Rasa ‘memiliki’ sudah berganti menjadi rasa ‘dititipi’, karena apa yang kita miliki hakikatnya adalah titipan.

Semakin kita meyakini bahwa harta kita adalah milik kita, kendaraan kita adalah milik kita, anak kita adalah milik kita, rumah kita adalah rumah kita, akan makin sulit kita untuk bisa berdzikir dan meraih ketenangan. Bahkan diri kita sendiripun bukanlah milik kita. Segalanya hanyalah milik Allah dan akan kembali kepada-Nya.

Kedua, kita pun harus meyakini bahwa segala sesuatu ada dalam genggaman Allah. Tidak ada satupun peristiwa kecuali pasti ada dalam kekuasaan-Nya. Setiap peristiwa telah terukur dan tidak melampaui batas kemampuan kita untuk memikulnya.

Dan ketiga, kita harus meyakini bahwa segala sesuatu terjadi karena izin Allah SWT. Kita harus jernih memandang bahwa izin Allah itu tidak identik dengan ridho Allah. Setiap hal yang Allah izinkan terjadi belum tentu Allah ridhoi atau sukai.

Inilah langkah-langkah dzikir yang bisa kita lakukan supaya tenang hati kita dalam menjalani hidup ini. Beruntunglah orang-orang yang senantiasa menghadirkan Allah di hatinya. Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung itu. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.