Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Saturday, 13 May 2017

Munafik Lebih Jelek Dari Orang Kafir


Munafik, orang yg memiliki sifat nifak... 
Nifaq menurut terminologi yaitu menampakkan keislaman & kebaikan tetapi menyembunyikan kekufuran & kejahatan. Dia masuk pada syari’at dari satu pintu & keluar dari pintu yg lain...

Allah menjadikan orang munafiq lebih jelek dari orang kafir. Allah berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari Neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka” (QS. An-Nisa: 145)

Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang munafiq itu menipu Allah dan Allah akan membalas tipuan mereka…” (QS. An-Nisa: 142)

Nifaq ada 2 jenis: Nifaq I’tiqadi & Nifaq ‘Amali (Namun kali ini yg akan dibahas hanya Nifaq I'tiqadi).

Nifaq I’tiqadi (Keyakinan) yaitu nifaq besar, di mana pelakunya menampakkan keislaman, tetapi menyembunyikan kekufuran. Jenis nifaq ini menjadikan pelakunya keluar dari agama & dia berada di dlm kerak Neraka. Allah menyifati para pelaku nifaq ini dgn berbagai kejahatan, seperti kekufuran, ketiadaan iman, mengolok-olok & mencaci agama & pemeluknya serta kecenderungan kpd musuh utk bergabung dgn mereka dlm memusuhi Islam.

Orang-orang munafiq jenis ini senantiasa ada pd setiap zaman. Lebih-lebih ketika tampak kekuatan Islam & mereka tdk mampu membendungnya scr lahiriyah. Dlm keadaan seperti itu, mereka masuk ke dlm agama Islam utk melakukan tipu daya terhadap agama & pemeluknya secara sembunyi-sembunyi, juga agar mereka bisa hidup bersama ummat Islam & merasa tenang dlm hal jiwa & harta benda mereka. Krn itu, orang munafiq menampakkan keimanannya kpd Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya & Hari Akhir, tapi dlm batinnya berlepas diri dr semua itu & mendustakannya.

 Nifaq jenis ini ada 4 macam:

1. Mendustakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam / mendustakan sebagian dari apa yg beliau bawa.

2. Membenci Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam atau membenci sebagian apa yang beliau bawa.

3. Merasa gembira dgn kemunduran agama Islam.

4. Tidak senang dgn kemenangan Islam.

Semoga Allah menyelamatkan kita dari kemunafikan.