Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Tuesday, 7 February 2017

Doa Orang Yang Terdzalimi





Alkisah di suatu kota hiduplah seorang nelayan yang rajin mencari ikan untuk menafkahi keluarganya, suatu hari ketika sudah mendapatkan tangkapan ikan yang lumayan banyak datanglah seorang pemuda berandal yang meminta paksa ikan hasil tangkapannya. Nelayan tersebut menolak memberikannya, lalu pemuda itu memukul nelayan tersebut dan mengambil paksa ikan tangkapan nelayan tersebut.

Ketika pemuda dalam perjalanan pulang, tiba-tiba salah satu ikan menggigit tangan pemuda tersebut keras sekali, sehingga bengkak. Malamnya pemuda tersebut tidak bisa tidur karena gigitan ikan menimbulkan sakit yang luar biasa di jari tangannya. Esoknya ia berobat ke tabib lalu oleh tabib disarankan agar dipotong jarinya, setelah dipotong jarinya ternyata pemuda tersebut masih merasakan sakit yang luar biasa di telapaknya ternyata racun gigitan ikan telah menjalar ke telapak tangannya.

Esoknya ia datang lagi ke tabib  dan oleh tabib disarankan dipotong telapak tangannya dan seterusnya sampai dengan ia harus kehilangan sampai pangkal lengannya, tapi tetap saja ia tidak bisa tidur karena merasakan sakit yang luar biasa di tangannya tersebut. Lalu ada seseorang yang bijaksana, ia memberikan nasehat kepada sang pemuda agar mengingat apa yang telah terakhir dilakukannya sebelum peristiwa digigit ikan tersebut. Pemuda tersebut langsung ingat kepada nelayan yang telah dipukulnya dan diambil ikannya. Lalu oleh orang yang bijaksana pemuda tersebut disarankan untuk meminta maaf kepada nelayan tersebut.

Pemuda tersebut itu lalu segera mencari nelayan dengan mengelilingi kota, dan bertemulah pemuda dengan nelayan dan langsung menangis mengiba meminta maaf kepada nelayan tersebut.

"Kamu ini siapa?" kata nelayan.

"Saya ini pemuda yang memukul bapak dan merampas ikan hasil tangkapan bapak tempo hari, saya mohon maaf kepada bapak atas perlakuan saya tempo hari." Kata pemuda tersebut sambil terus menangis menahan rasa sakit di tangannya,

"Baik kamu saya maafkan, kata nelayan tersebut kepada pemuda tersebut karena kasihan melihat kondisi pemuda tersebut.

Lalu pemuda tersebut berkata kepada Nelayan, "Wahai bapak, do'a apa yang bapak panjatkan kepada Tuhan sehingga saya bisa mengalami nasib seperti ini?"

Nelaya tersebut berkata, "Doa saya, Ya Allah SWT pada hari ini saya telah didzalimi orang yang kuat terhadap kelemahan saya dan merampas rezeki yang telah Engkau berikan kepada saya untuk nafkah keluarga saya, untuk itu saya mohon kepada Engkau Ya Allah agar Engkau menunjukkan kekuasaan Engkau kepadaku atas orang tersebut."

Saudaraku, Rasulullah berpesan kepada kita agar kita berhati-hari jangan sampai kita mendzalimi orang lain, apakah itu badannya, hatinya, keluarganya maupun hartanya, karena tidak ada halangan antara do'a orang yang terdzalimi dengan Allah,SWT. Oleh karena itu hendaknya kita selalu berdo'a dan berusaha untuk selalu berbuat baik kepada orang lain.

Wallahua'lam