Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Saturday, 23 July 2016

Penghulunya Istighfar


Syaikh Dr. Musthafa Dib al-Bugha berkata, “Istighfar yang paling mulia dan penghulu istighfar, yaitu yang paling mulia dan paling banyak pahalanya. Istighfar yang paling diterima Allah adalah seorang hamba memulai dengan pujian kepada Allah, kemudian memuji dengan menyebutka dosanya, kemudian meminta kepada Allah ampunan. 

Sebagaimana hadits yang disebutkan di bawah ini:
Imam Bukhari rahimahullah dalam kitab Adabul Mufrad mencatat hadits dari Syaddad bin Aus radhiyallahu anhu dari Nabi ﷺ , “Sesungguhnya istighfâr yang paling baik adalah seseorang hamba mengucapkan :
اَللّهُمَّ اَنْتَ رَبِّي لَا اِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَاَنَا عَبْدُكَ وَاَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْتَطَعْتُ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّمَا صَنَعْتُ وَاَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَاَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَاِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلَّا اَنْتَ
(Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau).

(Beliau bersabda) “Barangsiapa mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk penghuni surga.
Do’a ini biasa dilakukan oleh Rasulullah saat pagi hari/setelah Shubuh dan sore hari/setelah ‘Ashar.