Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Thursday, 7 April 2016

Jangan Pernah Putus Asa Untuk Berdo’a



Dr Ishan, Ahli Bedah terkenal ter-gesa-gesa menuju Airport untuk menghadiri Seminar Dunia yang akan membahas penemuan terbesarnya di bidang kedokteran. Setelah perjalanan pesawat sekitar 1 jam, tiba-tiba pesawat mengalami gangguan dan harus mendarat darurat.

Iapun dihadapkan pada dua pilihan: menunggu pesawat diperbaiki dalam waktu 16 jam atau naik taksi dengan waktu 3 jam ke tujuan. Iapun memutuskan pilihan kedua. Beliau pun naik tasksi tersebut. Namun baru berjalan 5 menit, tiba-tiba cuaca mendung, disusul dengan hujan dan petir.
Setelah berlalu hampir 2 jam perjalanan, mereka baru tersadar kalau mereka tersesat. Akhirnya sang dokter memutuskan untuk bertanya ke pemilik rumah kecil di seberang jalan sambil rehat sejenak di sana.

Ternyata pemiliknya adalah seorang nenek yang ramah. Sang dokterpun berniat meminjam telpon rumahnya. Nenek itu tertawa dan berkata: Telepon apa Nak? Apa anda tidak sadar ada dimana? Disini tidak ada listrik, apalagi telepon. Nenek itupun mempersilahkan tamunya istirahat sambil menikmati hidangan yang disuguhkan.

Dokter hendak berpamit dan berkata: Demi Allah, anda telah membuat saya kagum dengan keramahan dan kemuliaan akhlak anda, semoga Allah mengabulkan do'a-do’a anda. Nenek itu berkata: Semua do'aku sudah dikabulkan Allah, kecuali satu.

Ini adalah cucuku, Ia menderita sakit yang tidak bisa disembuhkan oleh dokter yang ada disini. Mereka menyarankan untuk dibawa ke dokter ahli bedah yang bernama Dr. Ishan, akan tetapi ia tinggal jauh dari sini.

Menangislah sang Dokter dan berkata: Allahu Akbar, Demi Allah, sungguh do'a nenek telah membuat pesawat yang membawaku rusak dan hujan lebat menyesatkan kami, itu semua untuk mengantarkan saya ke nenek secara cepat dan tepat. Sayalah Dr. Ishan sang ahli bedah itu.
Wallahu A’lam.

Semoga kita tidak pernah putus asa dalam berdoa dan diberikan doa yang maqbul untuk kebaikan dunia akhirat.