Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Thursday, 28 May 2015

Anak Kita Bukanlah Diri Kita



Apakah yang kita harapkan ketika mengusap-usap kening anak kita?  Apakah yang kita inginkan Saat memberinya nasihat anak kita ? Jika yang kita inginkan memberi segala yang diinginkan anak-anak kita agar mereka membahagiakan kita sesudah dewasa nanti, maka coba jawab pertanyaan ini, “Apakah yang bisa kita jaminkan bahwa anak-anak itu akan hidup sampai dewasa?” Atau, “Apakah yang dapat membantu kita begitu yakin bahwa ia akan memberi kita kebahagiaan?”


Telah berlalu di hadapan kita anak-anak yang menyengsarakan orangtuanya. Telah tumpah airmata duka dari sekian banyak orangtua karena anak-anak mereka tak pernah memberinya penghormatan yang selayaknya, apalagi balas budi, sementara bekal akhirat yang dapat mereka petik saat menghadap Allah ta’ala kelak nyaris tak ada. Kita telah ber letih-letih mendidik mereka, tetapi ternyata kita hanya akan terlempar ke neraka. Semua yang kita kerjakan tak akan mempu menolong untuk mencapai tempat yang tinggi bersama Rasulullah SAW kecuali apabila kita melakukan semua itu sebagai bukti amal shalih kita yang digerakkan oleh keimanan.


Ayah….ibu……aku bukan robot yang harus menuruti semua kehendakmu, tenagaku belum sekuat beban yang engkau tuntut dariku, kemampuanku tak sebanyak uraian masa depan yang engkau tuliskan untukku, aku sebenarnya bisa yang aku bisa, bukan yang engkau bisa, ya….aku bukanlah dirimu walau banyak persamaan yang engkau turunkan kepadaku.....