close

Silahkan kunjungi website program-program mulia kami, klik tombol dibawah ini

www.rumahyatimindonesia.org


Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556

Tuesday 2 February 2021

Penyebab Anak Durhaka

Mendidik, merawat dan mengasuh anak memang bukan perkara mudah. Ada kalanya mereka mudah diberitahu tapi sering juga terjadi konflik dan saling adu pendapat.

Setiap orangtua tentu ingin anaknya kelak jadi pribadi yang baik, bertanggung jawab dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupannya.

Sebagai seorang muslim, prinsip-prinsip akidah dan akhlak tentunya wajib diajarkan pada buah hati. Jangan sampai anak yang kita urus sejak bayi, dirawat dengan penuh kasih sayang

menjadi anak durhaka.

Rasulullah SAW Bersabda:“Muliakanlah anak-anakmu dan perbaguslah akhlak mereka”. (HR. Ibnu Majah Nomor 3661)

Dalam Islam, anak dikatakan durhaka pada orangtua (uquuqul walidain)

apabila melakukan perbuatan atau mengucapkan sesuatu yang menyakiti hati orangtuanya.

Banyak faktor yang membuat seorang menjadi durhaka, berikut beberapa di antaranya:

1. Kebodohan

Kebodohan bisa dibilang merupakan penyakit yang 'mematikan'. Orang bodoh adalah musuh bagi dirinya sendiri. Apabila seseorang tidak mengetahui akibat dari kedurhakaan dan hasil yang diperoleh dari berbakti kepada kedua orangtua, baik secara langsung ataupun tidak langsung, maka hal itu akan membawa seseorang kepada kedurhakaan dan memalingkan dari berbakti.

Jadi sebisa mungkin berikanlah ilmu agama yang baik pada anak-anak sejak kecil. Hal ini merupakan 'modal' bagi mereka baik dunia maupun akhirat agar tidak menjadi orang-orang yang bodoh dan mengalami kerugian.

2. Pendidikan yang tidak baik

Orangtua yang tidak mendidik anak-anaknya agar bertakwa, berbakti, menyambung silaturrahim, dan mencari kemuliaan, maka hal itu akan membawa mereka kepada sikap membangkang dan durhaka.

Asuhan penuh kasih sayang, jadi teladan yang baik serta selalu mendampingi anak-anak adalah kunci agar kelak anak-anak menjadi pribadi lemah lembut dan tahu cara menempatkan diri serta menghormati orangtuanya.

3. Adanya pertentangan

Kedua orangtua mengajarkan sesuatu kepada anak-anaknya, akan tetapi keduanya tidak mengamalkan apa yang telah mereka ajarkan, bahkan terkadang keduanya melakukan hal yang

bertentangan dengan hal itu. Perkara ini akan memancing sang anak untuk melakukan pembangkangan dan kedurhakaan.

4. Kedurhakaan orangtua kepada ibu-bapaknya

Hal ini merupakan salah satu sebab terjadinya kedurhakaan kepada orangtua. Apabila orang tua durhaka kepada ibu-bapaknya (kakek dan nenek sang anak), niscaya keduanya akan dihukum dengan kedurhakaan anak-anak mereka kepadanya.

Semoga kita menjadi orang tua yang baik bagi anak anak kita dan menjadi anak yang berbakti kepada orang tua.Aamiin