Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Tuesday, 12 November 2019

Nikmat Tuhan Manakah Yang Kamu Dustakan?


Allah SWT berfirman:فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Artinya “Maka Nikmat Tuhan-mu yang manakah yang ”Kamu Dustakan’?”

Kalimat ini diulang-ulang sebanyak 31x oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. 
Apa gerangan makna kalimat tersebut ?

Setelah Allah menguraikan beberapa nikmat yang dianugerahkan kepada kita, lalu Allah bertanya :
“Maka Nikmat Tuhan-mu yang manakah yang Kamu Dustakan’?

“Menarik untuk diperhatikan bahwa Allah menggunakan kata “DUSTA”, bukan kata “INGKAR”.

Hal ini menunjukkan bahwa Nikmat yang Allah berikan kepada manusia itu tidak bisa diingkari.
Yang sering dilakukan manusia adalah ‘Men-Dustakan’-Nya

Dusta berarti ‘Menyembunyikan Kebenaran’. 
Manusia sebenarnya tahu bahwa mereka telah ‘Diberi Nikmat’ oleh Allah, tapi mereka ‘menyembunyikan Kebenaran itu, sehingga mereka…
MENDUSTAKANNYA…. 

Bukankah kalau kita mendapat rezeki banyak, kita katakan bahwa itu karena hasil dari ‘Kerja Keras’ kita…???

Kalau kita berhasil meraih gelar Sarjana S1, S2, bahkan S3, itu karena ‘Otak Kita’ yang cerdas…???

Kalau kita sehat, jarang sakit, itu karena ‘kepiawaian kita’, kita ‘Pandai Menjaga’ Pola Makan dan Rajin ber-Olah Raga, dan sebagainya.

Semua nikmat yang kita peroleh seakan-akan hanya karena usaha kita, tanpa sadar, kita telah melupakan Peranan Allah. 
Kita sepelekan kehadiran Allah pada semua keberhasilan yang kita raih.
kita dustakan bahwa sesungguhnya nikmat itu semuanya datang dari Allah.

“Maka Nikmat Tuhan-mu yang manakah yang Kamu dustakan…?”

Kita telah bergelimang kenikmatan : Harta, Pasangan Hidup, Anak-anak yang telah kita miliki.

Tidak patutkah kita Bersyukur kepada-Nya?
Ucapkan Alhamdulillah,berhentilah mengeluh, apalagi membanggakan diri dan Jalani Hidup ini dengan ikhlas, tawadhu sebagai bagian dari ”Rasa Syukur” kita.