Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Monday, 13 November 2017

Tak Ada Kebaikan Yang Sia-Sia


Ada cerita tentang seorang petani Skotlandia yang mendengar tangis seorang anak kecil yang terperosok ke dalam lumpur. Tanpa menunggu lama, si petani tersebut langsung menolong dengan mengeluarkan anak tersebut dari dalam lumpur.

Keesokan harinya ayah si anak datang untuk menyatakan terima kasih pada sang petani. Dia adalah orang kaya dan menawarkan berbagai hal pada si petani, namun petani tersebut menolaknya.


Akhirnya orang kaya itu memutuskan untuk menyekolahkan anak si petani dan menanggung semua biayanya. Anak Petani tersebut disekolahkan di universitas St. Mary's Hospital Medical School di London.
Si anak petani memanfaatkan kesempatan itu dengan belajar sungguh-sungguh. Anak itu bernama Sir Alexander Fleming dan dialah yang menemukan obat Penisilin , satu jenis turunan Anti Biotik yang sangat terkenal dan manjur waktu itu.

Bertahun-tahun kemudian anak si orang kaya diserang penyakit Pneumonia dan obat yang mampu menyelamatkan nyawanya adalah obat Penisilin.

Tahukan anda bahwa Anak orang kaya tersebut ternyata bernama Sir Winston Churchill ( Perdana Menteri Inggris pada wktu Perang Dunia ke 2 ! ).

Disini kita melihat bagaimana amal kebaikan itu bisa kembali kepada mereka yang sudah memberikan kebaikan.

Sebagaimana benih yang ditaburkan akan menghasilkan buah. Yakinlah bahwa setiap perbuatan baik yang kita lakukan akan membawa kebaikan bagi kita sendiri. Setiap hari merupakan kesempatan untuk berbuat baik.

Marilah kita menjadi penebar kebaikkan bagi banyak orang, dan menolong mereka yang membutuhkan Jadi janganlah ditunda lagi kesempatan untuk berbuat Kebajikan karena hal seperti itu belum akan terulang lagi.

Hari ini kalau ada orang yang membutuhkan uluran tangan anda, bantulah karena saat itu Amal dan Kebajikan yang anda buat pastilah akan tercatat dengan Tinta Emas baik Didunia maupun di Alam Sana.

Motifasilah diri anda agar dimampukan utk berbuat baik kepada siapapun juga hari ini. Percayalah bahwa sebagian dari rejeki dan kepandaian kita adalah juga ada bagian dari orang yang berkekurangan.

Rendahkan hati kita, agar tangan kita mampu terulur untuk menolong orang lain. Kalau harta kita tak punya, maka berbagilah ilmu yang kita punya utk teman2 dan org lain yang membutuhkan. Kalau harta dan kepandaian pun tak kita miliki, maka berbagilah Nasihat dan Senyuman...