Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Thursday, 15 December 2016

Istiqamah Dalam Beribadah


Suatu hari Rasulullah saw ditanya oleh sahabat,"wahai Rasulullah ajarkanlah kepadaku dalam (agama) islam ini ucapan (yang mencakup semua perkara islam) sehingga aku tidak (perlu lagi) bertanya tentang hal itu kepada orang lain setelahmu. "Rasulullah saw bersabda,"katakanlah aku beriman kepada Allah,kemudian beristiqamahlah dalam ucapan itu."(HR.Muslim)

Secara istilah, istiqamah adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya secara berkesinambungan. Dalam kamus besar bahasa Indonesia,istiqamah dapat diartikan sebagai sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen.Menurut Imam Nawawi,istiqamah yaitu tetap dalam ketaatan dan di atas jalan yang lurus dalam beribadah kepada Allah.

Istiqamah sangat terkait dengan kondisi keimanan seorang muslim yang dapat bertambah dan berkurang,bergantung pada keadaannya.Maksudnya,iman sangat dipengaruhi oleh perbuatan.
Jika kita sering berbuat dosa dan jauh dari tuntunan agama,iman akan menurun.Saat berada dalam ketaatan dan semakin dekat dengan Allah,iman akan mudah naik.

Untuk istiqamah dalam ketaatan memang butuh perjuangan.Terkadang kesibukan duniawi membuat kita kurang bergairah untuk beribadah. Sahabat Rasulullah saw pun ada yang sempat mengeluh karena banyaknya ibadah dalam islam.Namun, Rasulullah menganjurkan untuk melakukan amalan yang disukai dan tidak memberatkan. Meskipun sedikit tetapi kontinu melakukannya.

Amalan yang istiqamah itulah yang paling dicintai Allah.Misalnya,bersedekah Rp. 10.000 secara istiqamah seminggu sekali lebih dicintai Allah daripada bersedekah Rp.100.000 tetapi hanya setahun sekali.

Rasulullah saw bersabda,"Laksanakan amalan semampu kalian.Sesungguhnya kalian tidak bosan sampai kalian (sendiri) yang bosan. Sesungguhnya amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang kontinu walaupun sedikit."(HR.Abu Daud)

Dalam riwayat lain dikatakan,"Beramallah dengan benar dan bersunggh-sungguh.Ketahuilah bahwa sesungguhnya seorang dari kalian tidak akan masuk surga karena amalannya.Mereka bertanya,"apakah engkau juga,wahai Rasulullah?"Beliau menjawab,"Tidak juga aku,kecuali Allah memberiku rahmat-Nya.Ketahuilah bahwa amalan yang paling dicintai oleh Allaha adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit."(HR.Muslim)