Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Sunday, 25 December 2016

Bersyukur Kepada Allah


Syaikh asy-Syaukani rahimahullah berkata :"Bersyukur pada Allah adalah memuji-Nya sebagai balasan atas nikmat yang diberikan dengan cara melakukan ketaatan pada-Nya.” 
(Fathul Qodir, 5: 487).

Para ulama menjelaskan bahwa seseorang dinamakan bersyukur ketika ia memenuhi tiga (3) rukun syukur:

Pertama, Mengakui nikmat tersebut secara batin (dalam hati)

Kedua, Membicarakan nikmat tersebut secara zhohir (dalam lisan)

Ketiga, Menggunakan nikmat tersebut pada tempat-tempat yang diridhoi Allah (dengan anggota badan).

Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan: “Syukur haruslah dijalani dengan mengakui nikmat dalam hati, dalam lisan dan menggunakan nikmat tersebut dalam anggota badan.” (Majmu’ Al Fatawa, 11: 135)

Salah satu keutamaan syukur adalah akan ditambahkan nikmatnya.
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” | surah Ibrahim, 14: 7.

Imam Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan, “Barangsiapa bersyukur pada Allah atas berbagai macam nikmat yang dianugerahkan, Allah akan menjadikannya semakin taat.”

Begitu pula terhadap nikmat yang terlihat kecil dan sepele, syukurilah. Jika nikmat kecil saja tidak bisa disyukuri, bagaimana lagi dengan nikmat yang besar.

“Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak.” Siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak.” | riwayat imam Ahmad.

Semoga kita tergolong sebagai hamba yang pandai bersyukur, Aamiin.