Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Saturday, 27 August 2016

Sudahkah Kita Berbakti Kepada Orang Tua?


Allah yang Maha Bijaksana telah mewajibkan setiap anak untuk berbakti kepada orang tuanya. Bahkan perintah untuk berbuat baik kepada orang tua dalam Al Qur’an digandengkan dengan perintah untuk bertauhid sebagaimana firman-Nya, “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia (QS Al Isro: 23)

Arti Penting dan Kedudukan Berbakti Pada Orang Tua
Berbakti kepada kedua orang tua merupakan salah satu amal sholih yang mulia bahkan disebutkan berkali-kali dalam Al Quran tentang keutamaan berbakti pada orang tua. Allah Ta’ala berfirman: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak.” (An Nisa: 36). 
Di dalam ayat ini perintah berbakti kepada dua orang tua disandingkan dengan amal yang paling utama yaitu tauhid, maka ini menunjukkan bahwa amal ini pun sangat utama di sisi Allah ‘Azza wa Jalla. Begitu besarnya martabat mereka dipandang dari kacamata syari’at. Nabi mengutamakan bakti mereka atas jihad fi sabilillah, Ibnu Mas’ud berkata: “Aku pernah bertanya kepada Rosululloh, ‘Amalan apakah yang paling dicintai Allah?’ Beliau menjawab, ‘mendirikan sholat pada waktunya,’ Aku bertanya kembali, ‘Kemudian apa?’ Jawab Beliau, ‘berbakti kepada orang tua,’ lanjut Beliau. Aku bertanya lagi, ‘Kemudian?’ Beliau menjawab, ‘Jihad di jalan Alloh.’” (HR. Al Bukhori). 
Demikian agungnya kedudukan berbakti pada orang tua, bahkan di atas jihad fi sabililllah, padahal jihad memiliki keutamaan yang sangat besar pula.

Ancaman Durhaka Kepada Orang Tua
Wahai saudaraku, Rosululloh menghubungkan kedurhakaan kepada kedua orang tua dengan berbuat syirik kepada Alloh. Dalam hadits Abi Bakrah, beliau bersabda: “Maukah kalian aku beritahukan dosa yang paling besar ?” para sahabat menjawab, “Tentu.” Nabi bersabda, “(Yaitu) berbuat syirik, duraka kepada kedua orang tua.” (HR. Al Bukhori)

Membuat menangis orang tua juga terhitung sebagai perbuatan durhaka, tangisan mereka berarti terkoyaknya hati oleh polah tingkah sang anak.
Allah pun menegaskan dalam surat Al Isro’ bahwa perkataan “uh” atau “ah” terhadap orang tua saja dilarang apalagi yang lebih dari itu. Dalam ayat itu pula dijelaskan perintah untuk berbuat baik pada orang tua.

Sekarang kita ketahui bersama apa arti penting dan keutamaan berbakti pada orang tua. Kita ingat kembali, betapa sering kita membuat marah dan menangisnya orang tua? Betapa sering kita tidak melaksanakan perintahnya? Memang tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah, akan tetapi bagaimana sikap kita dalam menolak itupun harus dengan cara yang baik tidak serampangan. Bersegeralah kita meminta maaf pada keduanya, ridho Alloh tergantung pada ridho kedua orangtua. Ibu Yang Melahirkan, membesarkan, mendidik, mengajar, dan Menyayangi. Sudahkah kita membalas Itu Semua ?

Pentingnya posisi dan melayani orang tua
Filial untuk kedua orang tua adalah salah satu amal sholih yang mulia bahkan disebutkan banyak kali dalam Al Quran tentang referensi melayani orang tua. Allah ta ' ala berfirman: " Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan dia. Dan juga dilakukan kepada dua orang ibu dan ayah." (QS an nisa : 36). Dalam ayat ini untuk melayani kedua orang tua amal disandingkan yang paling penting, maka hal ini menunjukkan bahwa sedekah ini sangat main di sisi Allah. Begitu banyak martabat mereka dilihat dari kacamata syari' at. 

Ancaman Durhaka Kepada orang tua
Membuat menangis orang tua juga itu durhaka, perbuatan mereka menangis berarti terkoyaknya  hati dengan perilaku anak itu. Ibnu Umar menegaskan: " air mata kedua orang tua termasuk kedurhakaan yang besar." (HR. Bukhari).

Bahkan Allah menegaskan di dalam surat Al Isro ' bahwa kata " uh " atau " ah " terhadap orang tua dilarang apa lagi yang lebih dari itu. Dalam ayat itu dijelaskan perintah untuk berbuat baik pada orang tua.

Sekarang kita tahu apa pentingnya berbakti dan melayani orang tua. Kita ingat kembali, seberapa sering kita membuat marah dan menangisnya orang tua? Seberapa sering kita tidak melakukan perintahnya? Segeralah kita meminta maaf kepada kedua orang tua, karena ridho Allah ada pada ridho orang tua.