Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Sunday, 12 June 2016

Orang Kafir



Seringkali kita seenaknya saja menfonis orang di luar agama kita sebagai orang KAFIR, bahkan tidak sedikit kita yang sama agamanya tapi BEDA pemahamannya juga dibilang KAFIR.


Padahal ternyata, siapapun kita bisa disebut KAFIR ketika kita MENYEMBAH dan MENGABDI kepada selain Allah SWT atau menjadi AKTOR penyembahan dan pengabdian kepada  TUHAN selain Allah SWT.


Jadi sebelum kita fonis orang lain kafir, lihatlah diri kita, 24 jam kita beraktifitas itu dalam rangka mengabdi KEPADA SIAPA ? dalam 24 Jam itu kita lebih banyak INGAT SIAPA ? hasil dari 24 jam kita beraktifitas itu, lebih banyak UNTUK SIAPA ?


Nah, SIAPA nya itu bisa berwujud Kepuasan mengumpulkan HARTA dan ASET lalu menyimpannya, kepuasan melampiaskan nafsu SEX dengan banyak pacar dan selingkuhan,  ambisi meraih dan merebut KURSI KEKUASAAN. Itu semua bisa jadi TUHAN yang karenanya kita memberikan pengabdian untuknya, bahkan kita menjadi Aktor Penyelenggara yang membuat banyak orang mengabdi dan menyembah kepada Tuhan-Tuhan itu.


Sebenarnya kita dilarang buru-buru menfonis orang dengan sebutan KAFIR, walau dia jelas-jelas non muslim, karena setiap orang itu BERHAK untuk BERUBAH dan BERHAK mendapatkan HIDAYAH,  kita hanya boleh mengatakan, " Cukup bagiku Tuhanku dan cukup bagimu Tuhanmu, lalu rasakan bagaimana Tuhanmu berbuat untukmu, kalau gak puas, bagaimana kalau sama Tuhanku saja ". he he he.......



Refleksi Surah Al-Kaafirun