Telp. 0265-2351868 | WA 0878 8555 4556 | BBM 5AE49B09

Saturday, 14 March 2015

Satu Tubuh



Sekali waktu, cobalah kita perhatikan tubuh kita yang terlihat dari ujung rambut hingga ujung kaki, betapa sempurnanya Allah menciptakan kita, andai salah satu saja bagian tubuh kita gak ada, betapa rumitnya hidup kita kendati tetap mampu bertahan hidup tanpa salah satu bagian tubuh kita.

Demikianlah Allah memerintahkan kita untuk memandang saudara kita sesama MUSLIM seperti SATU TUBUH, selama dia masih konsisten dengan SYAHADAT nya dan masih menjalankan SHOLAT, maka wajib bagi kita memandang dan memperlakukannya seperti bagian dari tubuh kita, sakitnya adalah sakit kita juga, dukanya juga duka kita, penderitaannya kita juga rasakan, siapapun dia dari golongan dan madhab apapun, dia adalah saudara kita, itulah semangat hidup BERJAMAAH.

Selama ini HIDUP BERJAMAAH selalu dikonotasikan dengan wajibnya membangun komunitas yang didalamnya dibaiat seorang IMAM, betapa sempitnya cara hidup berjamaah seperti itu, sementara zaman telah berubah, tidak ada lagi batas ruang dan waktu, kita bisa saling mengenal dan hidup berjamaah walau kita belum pernah sekalipun bertemu dan tatap muka.

Bagaimana mungkin kita bisa hidup berjamaah tanpa adanya seorang IMAM yang kita sepakati ? Sosok Imam yang mampu memimpin Dunia adalah Rosulullah SAW, lalu para Khalifah dan Amirul Mukminin yang memiliki kemampuan ‘MELIHAT tanpa batas’ dengan izin Allah SWT.

Ketika Beliau-Beliau itu sudah TIDAK ADA lagi saat ini, maka kepemimpinan kembali kepada Allah SWT, Dialah AL-WAALI = Imam / Pemimpin Tunggal di Alam semesta ini, jangan MEMAKSAKAN DIRI dan BERMIMPI untuk mengangkat lagi PEMIMPIN DUNIA, itu adalah sebuah kesia-siaan yang akan menguras habis waktu, tenaga dan biaya, dan Ummatpun akan semakin TERPECAH BELAH karena banyaknya IMAM yang merasa layak menjadi Khalifah untuk memimpin Dunia yang dipaksakan oleh para pengikutnya.

Adakah sosok yang memiliki kemampuan MEMIMPIN DUNIA ini melebihi Allah SWT ?

Kalaupun suatu saat nanti akan ada lagi Khalifah atau Imam yang akan memimpin Dunia itu PASTI karena KEHENDAK ALLAH bukan dari rekayasa kita, KAPAN ITU AKAN TERJADI ? yaitu ketika kita telah mampu bersikap MELIHAT saudara kita sesama MUSLIM dimanapun mereka berada dan berktifitas sebagai SATU TUBUH.

Sudahkan kita memiliki SIKAP seperti itu kepada saudara kita sesama MUSLIM ?